Dampak Negatif Leasing, Jika Wacana Diskon Pajak Mobil Terealisasi!

PT Mandiri Tunas Finance (MTF) telah berharap kepada pemerintah mengambil sebuah keputusan dengan cepat. Dimana pada saat itu cukup banyak masyarakat yang menunda konsumsi terhadap sebuah pembelian kendaraan roda empat. Perusahaan pembiayaan atau leasing juga akan memperoleh dampak negatifnya. Pada hari Senin, 4 Desember 2020 wacana ini mengganggu orang yang akan memutuskan membeli sebuah kendaraa, dimana mereka juga akan menunggu lagi. Dan harusnya segera akan diputuskan oleh pemerintah.

Harjanto juga telah mengakui adanya kebijakan ini pada dampak positif terhadap leasing, seperti tumbuhnya pembiayaan mobil baru Tumbuhnya pasar value chain yang terkait aksesoris dan sparepart ini juga memiliki konsumsi pada leasing, seperti tumbuhnya pembiayaan mobil baru dan tumbuhnya psar value chain yang berkaitan dengan aksesoris dan juga sparepart serta konsumsi di pabrik sektor otomotif yang akan kembali produktif dan berjalan seperti biasa.

Dampak Negatif Leasing

Direktur sales dan distribusi Mandiri Tunas Finance Harjanto Tjitohardjo juga menjelaskan ada beberapa hal yang akan mengacu jika wacana ini terjadi dan atau akan teralisasikan. Wacana ini sendiri akan mengganggu orang memutuskan membeli kendaraan, dan mereka akan menunggu lagi. Harjanto ini juga telah mengakui sebuah kebijakan yang memiliki dampak positif terhadap sebuah leasing, atau tumbuhnya pembiayaan mobil baru.

Harjanto mengingatkan ada beberapa sisi keuangan leasing yang akna menjadi korban dari dampak negatif ini. Tidka hanya itu saja, kemungkinan besar konsumen yang baru akan mengambil kredit dan memiliki peluang yang cukup menggoda untuk tidak lanjut meneruskan angsurannya. Karena secara hitungan, konsumen akan berpikir lebih baik mengambil kendaraan baru yang akan dibebaskan pajak, dibandingkan menggunakan tahapan leasing atau berupa angsuran. Pasar mobil bekas juga akan jatuh jika wacana diskon pajak ini benar-benar akan direalisasikan.

Tidak hanya itu saja, jika leasing mengalami merugi, makan akan ada rugi kembali setelah pandemi, dan akan ada efek domino, bahkan perbankan juga akan turut kena imbas dari wacana diskon ini.