Belajar Mengelola Keuangan Menggunakan Leasing

Jika menyebut kata Menggunakan Leasing sebagian besar dari kalian akan langsung menghubungkan kata tersebut dengan membeli otomotif atau dengan banyak orang yang berhubungan dengan hutang yang ketika kita bermain judi gaple online terpercaya akan memperbanyak hutang kita sedniri. Padahal sejatinya perusahaan leasing tercipta dengan tujuan yang lebih dari sekedar mencicil mobil saja. Ada banyak sekali pelajaran seputar keuangan yang bisa dipetik dari kegiatan mencicil bersama leasing.

Perusahaan jasa penyediaan dana di Indonesia jumlahnya cukup banyak dan tersebar merata di semua wilayah. Maka dari itu, kehadiran leasing harus kita terima dan mulai membiasakan diri untuk hidup berdampingan bersama mereka. Hanya saja, kurangnya literasi dan edukasi tentang cara memberdayakan leasing membuat masyarakat salah jalan. Hal ini berakibat fatal karena berpotensi menimbulkan kebangkrutan buat si peminjam.

Belajar Mengelola Keuangan Menggunakan Leasing

Sebelum memutuskan untuk mengajukan peminjaman dana, kita seharusnya mempelajari terlebih dahulu aturan main perusahaan leasing. Leasing company adalah sebuah perkumpulan yang ingin meraih profit dari tindakan mengelola keuangan nasabah dengan sedemikian rupa. Maka sepantasnya leasing lebih tepat disebut sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Leasing berperan sebagai pihak yang menalangi dalam pembelian suatu barang yang kita hendak miliki.

Namanya juga hanya sekedar pemberi talang, artinya kita punya kewajiban untuk menggantinya suatu saat. Berbeda kasus jika kita pinjam uang pada kerabat atau saudara, maka biasanya aturan pelunasan jauh lebih lunak. Bisa saja saudara atau sahabat kita tersebut tidak menambahkan bunga atas pinjaman yang diberikan.

Soalnya mereka kemungkinan baru sanggup meminjamkan uang dengan alokasi dari dana lebih alias menganggur. Sementara pada perusahaan leasing, ada sejumlah karyawan yang harus digaji serta biaya operasional lainnya. Supaya usaha tersebut bisa tetap jalan, maka jelas perlu ditambahkan bunga sebagai bahan bakar perusahaan.

Bijaksana Dalam Menggunakan Jasa Leasing

Bijaksana Dalam Menggunakan Jasa Leasing

Tidak ada yang salah sama sekali dengan keinginan kita meminjam uang dari perusahaan leasing. Segala sesuatu bisa diatasi menjadi positif tergantung pada cara kita mengelola keuangan. Maka dari itu, banyak hal yang harus kita pelajari dengan bijaksana sebelum mantap bekerja sama dengan leasing. Berikut ini adalah penjelasannya.

 

  • Mindset Yang Benar Tentang Leasing

Cara pandang atau mindset yang benar harus kita terapkan terlebih dahulu di awal sekali. Banyak sekali warga Indonesia yang menempatkan leasing sebagai lampu jin aladdin. Mereka terlena dengan kemudahan yang didapat dari perusahaan leasing. Bagaimana tidak, bayangkan saja bahwa anda bisa memesan sebuah kendaraan keluaran terbaru tanpa harus menyiapkan uang senilai harga jual tersebut.

Mindset Yang Benar Tentang Leasing

Bermodalkan tanda tangan di kertas sana sini, dalam tempo beberapa minggu saja mobil idaman sudah parkir dengan manis di garasi rumah anda. Perlu diingat wahai saudara sekalian, leasing bukanlah Tuhan di mana anda menjadikan Nya sebagai tempat meminta rejeki dan berkat. Ada tanggung jawab yang berperan penting dalam kegiatan Menggunakan Leasing.

Bangunlah dari tempat tidur anda, sadar diri dan jangan terbuai mimpi. Bangkit dan giatlah bekerja, karena anda wajib melunasi hutang cicilan kendaraan anda yang sudah dibeli barusan. Anda ingin tampil bergengsi? Sah-sah saja. Namun ingatlah bahwa ada konsekuensi atas setiap tindakan.

 

  • Menentukan Durasi Pinjaman

Hal berikutnya yang mesti anda pikirkan adalah berapa lama waktu yang dikehendaki untuk melunasi pinjaman. Jika memang memungkinkan, coba usahakan mengambil durasi cicilan tercepat, biasanya adalah sekitar 12 bulan alias satu tahun. Logikanya adalah semakin cepat dilunasi, bunga yang dibebankan pun juga semakin ringan dan terjangkau.

Menentukan Durasi Pinjaman

Namun apabila memang sulit dilakukan, boleh saja kok mengambil jangka waktu yang sedikit lebih panjang. Idealnya seseorang mengambil program cicilan yaitu di kisaran 3 hingga 4 tahun. Dalam periode tersebut, besarnya tagihan bulanan masih bisa dipenuhi dan masuk akal.

Bunganya pun masih dapat ditoleransi dan tidak terlalu berat untuk dibayar. Sebuah lampu merah alias peringatan besar jika anda mau ambil pilihan cicil selama 5 atau 6 tahun. Jangan lupakan kenyataan bahwa mobil anda pun punya usia yang layak jalan. Dalam kurun waktu 5 tahun, kendaraan anda sudah mulai berpenyakit dan bahkan modelnya ketinggalan zaman. Anda akan kesulitan mengimbangi biaya perbaikan sementara cicilan masih berjalan.

 

  • Pinjamlah Dana Semampunya

Sebagai manusia, kita tidak lepas dari sifat serakah dan sulit mengontrol hawa nafsu. Jangan sampai anda membabi buta dan membeli dengan sembrono sehingga lupa kemampuan finansial. Pemerintah sendiri punya aturan bahwa batas seseorang boleh meminjam adalah maksimal cicilan 30% dari penghasilan bulanan anda.

Pinjamlah Dana Semampunya

Apabila simulasi kredit menerbitkan cicilan melampaui 30 persen income anda, maka otomatis pinjaman akan ditolak. Akan jauh lebih baik lagi jika cicilan yang anda ambil hanya sekitar 10 hingga 20 persen pemasukan tiap bulan. Buat apa anda berhasil memiliki mobil impian kalau hidup tidak tenang karena dikejar hutang? Hiduplah sesuai kemampuan agar lebih sejahtera dalam menjalani kehidupan sehari-hari.